HomeKesehatan

6 Cara Berhenti Merokok untuk Perokok Berat

Bagi para perokok, khususnya perokok berat, tidak melakukan hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. Namun, ada cara berhenti merokok dan menghilangk

GERD Sering Kambuh? Ini Solusi Jaga Kesehatan Lambung
Manfaat Senam Zumba bagi Fisik dan Mental
9 Cara Mengatasi Pegal Linu Secara Efektif di Rumah

Bagi para perokok, khususnya perokok berat, tidak melakukan hal tersebut bukanlah perkara yang mudah. Namun, ada cara berhenti merokok dan menghilangkan kebiasaan buruk tersebut.

Aktivitas tersebut merupakan sebuah tantangan bagi para perokok. Pasalnya, beberapa bahan dalam rokok bisa menimbulkan kecanduan sehingga bisa memicu gejala putus nikotin saat Anda mencoba berhenti merokok.

Beberapa Cara Berhenti Merokok Perlu Diterapkan

Ada banyak cara berhenti merokok namun metode apa yang benar-benar berhasil untuk satu orang mungkin berbeda bagi orang lain dan harus teratur.

Bagi perokok, stop melalukan aktivitas ini adalah hal terbaik yang dapat dilakukan demi kesehatan lebih baik. Di sini Anda akan menemukan beberapa cara dan tips.

1. Pilih hari pertama tidak merokok

Pilihlah hari yang tidak terlalu jauh dari “hari tidak merokok” Anda. Putuskan apakah tidak ingin melakukan aktivitas ini pada hari kerja atau akhir pekan.

Pastikan waktu tersebut tidak berbenturan dengan acara sosial atau waktu yang menggoda untuk melakukan aktivitas itu. Beritahu orang-orang bahwa besok adalah hari untuk tidak melakukan hal tersebut.

Kebanyakan orang akan mendukung keputusan tersebut (bahkan perokok lainnya) dan ini akan membantu melewati beberapa hari pertama.

Bagi kebanyakan orang, cara berhenti merokok adalah salah satu keputusan besar dan sulit dalam hidup. Hal ini dikarenakan rokok sangat membuat ketagihan dan sulit untuk melakukan hal tersebut.

Oleh karena itu, seorang perokok perlu menuliskan berbagai alasan mengapa tidak ingin melakukan aktivitas itu lagi. Tuliskan alasan-alasan tersebut dalam sebuah buku agar bisa membacanya kembali ketika semangat Anda memudar.

Sesepele apapun alasannya, tulislah dengan jelas agar terdokumentasi dengan baik. Ketika antusiasme perokok berkurang dan tergoda, buka kembali catatan tersebut untuk memotivasi diri sendiri.

2. Hindari Pemicu Merokok

Jika Anda sedang mencoba memutuskan tidak melakukan aktivitas ini, usahakan sebisa mungkin menghindari faktor atau kebiasaan yang dapat menyebabkan Anda kembali menghisap rokok.

Jika Anda sudah terbiasa setelah makan, Anda bisa menggantinya dengan cara berhenti merokok, seperti mengunyah permen karet atau menggosok gigi. Rokok lebih dari sekedar kecanduan fisik terhadap nikotin. Namun kebiasaan ini juga merupakan kecanduan psikologis.

Oleh karena itu, perlu untuk waspada bahwa ada waktu dan pemicu tertentu Anda pasti menghisap rokok. Tugas perokok aktif saat ini adalah mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi.

Tulislah di buku tentang hal-hal yang benar-benar membuat untuk terus merokok. Kemudian, untuk setiap pemicu, sertakan juga solusi mungkin perlu diambil.

Biasanya ada beberapa faktor yang menjadi pemicu “ngidam rokok”, yaitu: sambil minum kopi, sesudah makan, menyetir, dan ketika Anda berada di bawah tekanan dan semua ada cara berhenti merokok.

3. Kelola stres

Stres bisa menjadi salah satu alasan seseorang memutuskan untuk menghisap rokok, karena kandungan nikotin di dalamnya dapat memberikan efek relaksasi yang cepat.

Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan merokok justru bisa menyebabkan seseorang lebih mudah menderita stres.

Untuk mengurangi stres, ubahlah kebiasaan ini secara perlahan dengan melakukan beberapa aktivitas yang disukai, seperti berolahraga, dipijat atau bermeditasi. Selain itu, sebisa mungkin hindari situasi yang dapat menyebabkan stres.

4. Menyibukkan Diri

Dua minggu pertama akan sangat penting bagi kesuksesan sesorang untuk tidak lagi melakukan hal ini di masa depan dengan cara berhenti merokok ini. Jika Anda berhasil tidak melakukannya dalam 2 minggu pertama, peluang Anda untuk sukses di kemudian hari mungkin lebih tinggi.

Oleh karena itu, kuatkan tekad di 2 minggu pertama agar program satu ini berhasil. Perokok bisa mengikuti berbagai kegiatan sosial, berolahraga di pusat kebugaran, bersepeda atau menghabiskan waktu bersama teman.

Apapun yang seseorang lakukan, pastikan Anda juga menikmatinya agar keinginan untuk merokok ini perlahan bisa memudar. Jangan terlalu sering sendirian dan memikirkan betapa sulitnya untuk tidak merokok.

Ruang kosong ini membuat cara berhenti merokok tidak akan berhasil. Kebersihan rumah juga bisa menjadi faktor yang bisa membantu untuk tidak merokok lagi. Perokok bisa mencuci pakaian, sprei, karpet, atau gorden yang mengandung aroma rokok.

Perokok juga bisa menggunakan pengharum ruangan untuk menghilangkan bau asap rokok dan mengalihkan pikiran Anda dari berbagai hal yang mungkin mengingatkan pada rokok, termasuk baunya.

5. Hindari berkumpul dengan perokok

Tekad kuat seseorang untuk berhenti merokok terkadang bisa runtuh hanya karena berada di sekitar teman yang pecandu.

Godaan ini akan sangat nyata dan akan sulit untuk ditolak meskipun perokok telah mencoba berbagai cara atau tips berhenti sebat. Jika perokok mudah tergoda, usahakan untuk tidak bergaul dengan teman sedang sebat.

Jika acara tersebut sangat penting, usahakan untuk menjauh saat rekan kerja mulai merokok. Anda juga bisa dengan sopan menolak tawaran rokok sebagai cara berhenti merokok.

6. Berolahraga secara teratur

Tidak hanya membuat tubuh lebih sehat dan bugar, olahraga juga bisa mengurangi kecanduan nikotin dan stress juga akan terkontrol.

Jika merasakan keinginan untuk melakukan hal tersebut, maka bisa menangkal keinginan tersebut dengan berolahraga seperti jalan santai, berenang, atau bersepeda.

Aktivitas-aktivitas ini berfungsi sebagai pengalih perhatian dan memberi tubuh peluang ganda untuk mendapatkan manfaat kesehatan, menjadi bugar dan cara berhenti merokok ini bisa teratur Anda lakukan.